;
Tampilkan postingan dengan label mesin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mesin. Tampilkan semua postingan

Pendingin

Uraian Umum
Sistem refrigerasi sangat menunjang peningkatan kualitas hidup manusia. Kemajuan dalam bidang refrigerasi akhir-akhir ini adalah akibat dari perkembangan sistem kontrol yang menunjang kinerja dari sistem refrigerasi.
Apalikasi dari sistem refrigerasi tidak terbatas, tetapi yang paling banyak digunakan adalah untuk pengawetan makanan dan pendingin suhu, misalnya lemasi es gambar 1 freezer, cold strorage, air conditioner/AC Window, AC split gambar 2 dan AC mobil. Dengan perkembangan teknologi saat ini, refrigeran (bahan pendingin) yang di pasarkan dituntut untuk ramah lingkungan, disamping aspek teknis lainnya yang diperlukan. Apapun refrigeran yang dipakai, semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing oleh karena itu, diperlukan kebijakan dalam memilih refrigerant yang paling aman berdasarkan kepentingan saat ini dan masa yang akan datang.
Selain itu, tak kalah pentingnya adalah kemampuan dan ketrampilan dari para
teknisi untuk mengaplikasikan refrigeran tersebut, baik dalam hal mekanisme kerja
sistem, pengontrolan maupun keselamatan kerja dalam pemakaiannya.

• Siklus Refregerasi
Prinsip terjadinya suatu pendinginan di dalam sistem refrigerasi adalah penyerapan
kalor oleh suatu zat pendingin yang dinamakan refrigeran. Karena kalor yang berada disekeliling refrigeran diserap, akibatnya refregeran akan menguap, sehingga temperatur di sekitar refrigeran akan bertambah dingin. Hal ini dapat terjadi mengingat penguapan memerlukan kalor.
Di dalam suatu alat pendingin (misal lemari es) kalor ditesarap di“ evaporator” dan dibuang ke “kondensor” Perhatikan skema dengan lemari es yang sederhana gambar 3. Uap refrigeran yang berasal dari evaporator yang bertekanan dan bertemperatur rendah masuk ke kompresor melalui saluran hisap. Di kompresor, uap refrigerant tersebut dimampatkan, sehingga ketika ke luar dari kompresor, uap refrigeran akan bertekanan dan bersuhu tinggi, jauh lebih tiggi dibanding temperatur udara sekitar. Kemudian uap menunjuk ke kondensor melalui saluran tekan. Di kondensor, uap tersebut akan melepaskan kalor, sehingga akan berubah fasa dari uap menjadi cair (terkondensasi) dan selanjutnya cairan tersebut terkumpul di penampungan cairan refrigeran. Cairan refrigeran yang bertekanan tinggi mengalir dari penampung refrigean ke aktup ekspansi. Keluar dari katup ekspansi tekanan menjadi sangat berkurang dan akibatnya cairan refrigeran bersuhu sangat rendah. Pada saat itulah cairan tersebut mulai menguap yaitu di evaporator, dengan menyeap kalor dari sekitarnya hingga cairan refrigeran habis menguap. Akibatnya evaporator menjadi dingin. Bagian inilah yang dimanfaatkan untuk mengawetkan bahan makanan atau untuk mendinginkan ruangan. Kemudian uap rifregean akan dihisap oleh kompresor dan demikian seterusnya proses-proses tersebut berulang kembali.

• Komponen Sistem Refrigerasi
Mekanik mesin pendingin terdiri dari beberapa komponen yang masing-masing dihubungkan dengan menggunakan pipa-pipa tembaga atau selang pada akhirnya merupakan sebuah system yang bekerja secara serempak ( simultan )
Komponen-komponen mesin pendingin yang digunakan adalah sebagai berikut :
a. Kompresor
b. Condensor
c. Filter / Strainer
d. Flow Control
e. Evaporator
f. Pipa refrigerant.
| | 0 komentar Read More...

Struktur logam

Abstrak
Dengan makin tingginya pemanfaatan material logam dalam kehidupan sehari – hari terutama dunia industri, maka untuk memenuhi tuntutan. Suatu material logam perlu suatu pengujian – pengujian terhadap
material tersebut, sehingga di ketahui sifat – sifat fisik maupun mekanik suatu material. Dengan mengetahui sifat – sifat material maka kita dapat menentukan sifat – sifat mana yang harus dipetahankan ataupun di hilangkan sesuai dengan fungsi material itu sendiri salah satu pengujian yang dapat di lakukan adalah metallographic examination test.
Meskipun dimungkinkan untuk menghasilkan logam tanpa struktur kristal bahan yang kini di gunakan dalam bidang rekayasa adalah logam kristalin. Akan tetapi struktur kristal bahan ini tidak continue dan mengandung diskontunitas yang disebut batas butir.
larutan sabun kita kocok merupakan model tiga dimensi dari kristal dengan batas butirnya.
Butir kristal tak sepenuhnya berbentuk polihedial tetapi dapat mempunyai bentuk yang berbeda, tergantung pada riwayat termal dan mekanik bahan utuh. Terjadinya berbagai struktur di bahas pada bab – bab berikutnya sifat mekanik turut ditentukan oleh ukuran butir makin halus butir, makin keras bahan dan kekuatan luluh ketangguhan bahan juga makin tinggi.
Kualitas suatu material sangat ditentukan oleh komposisi kimia dan mikrostrukturnya. Mikro struktur merupakan struktur logam dalam reduksi mikroskopik (1 – 100 μm). Dalam mikro struktur terdiri dari beberapa konstituen seperti fasa butir kristal, cacat kristal segresi. Berikut ini gambar struktur mikrostruktur.
Pada baja ada berbagai macam fasa yang mungkin terbentuk akibat suatu proses heat treatment. Diman setiap fasa yang terbentuk memiliki sifat – sifat khusus. Ferit mempunyai sel satuan kubus pusat badan atau Body Centered Cubus (BCC). Menunjukkan molar yang jelas dan menjadi getas pada temperatur rendah. Austenit mempunyai sel satuan kubus pusat muka atau Fase Centered Cubus (FCC). Menunjukkan titik molar yang jelas tanpa kegetasan pada keadaan dingin. Akan tetapi kalau berupa fasa menstabil bias berubah menjadi α1 pada temperature rendah dengan pengerjaan matensit adalah fasa larutan padat lewat jenuh dari carbon.
Dalam sel satuan tetragonal pusat badan atau Body Centered Tetragonal (BET) makin tinggi derajat kelewat jenuhan carbon makin besar perbandingan satuan sumbu sel satuannya matensit tersebut, bainit mempunyai sifat – sifat antara lain martensit dan ferit.
Sesuai dengan keaneka ragaman strukturnya maka dapat diperoleh berbagai sifat baja termasuk kekuatan dan keuletan, faktor – faktor yang menentukan sifat – sifat mekanik adalah macam fasa adalah unsur paduan dalam fasa banyak fasa ukuran dan bentuk senyawa untuk mendapatkan sifat–sifat mekanik yang didinginkan perlu mendapat struktur yang cocok dengan komponen kimia dan perlakuan panas yang tepat.
| | 0 komentar Read More...

Gaya Gesek

Gaya Gesekan
•Gaya gesekan adalah gaya yang ditimbulkan oleh dua benda yang bergesekan dan arahnya berlawanan dengan arah gerak benda.
Beberapa cara memperkecil gaya gesekan dalam kehidupan sehari-hari:
•Memberikan benda bulat dari besi pada poros roda
•Memberikan pelumas seperti oli atau vaselin pada mesin
•Memberikanrodadibagianbawahbenda-bendayang beratagar mudahdipindahkan, sepertilemariesataulemaripakaian.
Beberapa cara memperkecil gaya gesekan dalam kehidupan sehari-hari:
•Memberikan benda bulat dari besi pada poros roda
•Memberikan pelumas seperti oli atau vaselin pada mesin
•Memberikanrodadibagianbawahbenda-bendayang beratagar mudahdipindahkan, sepertilemariesataulemaripakaian.
Beberapa kerugian gaya gesekan dalam kehidupan sehari-hari:
–Gaya gesekan pada mesin mobil dapat menimbulkan panas sehingga mobil perlu diberi minyak pelumas.
–Gaya gesekan antara ban mobil dan jalan menyebabkan ban mobil cepat aus.
–Gaya gesekan antara udara dan mobil, pesawat terbang, atau kereta api mengakibatkan kendaraan-kendaraan itu tidak dapat melaju dengan kecepatan penuh.
Beberapa keuntungan gaya gesekan dalam kehidupan sehari-hari:
•Jalan raya dibuat permukaannya kasar agar terjadi gaya gesekan antara ban mobil dan permukaan jalan raya sehingga mobil dapat bergerak atau tidak mudah tergelincir.
•Sepatu olah raga telapaknya dibuat kasar agar pemain olah raga tidak mudah terpeleset.
•Kita dapat berjalan karena adanya gaya gesekan antara kaki kita dan permukaan lantai.
Letakkan telapak tangan Anda di atas meja, lalu gerakkan dengan telapak tangan tetap menyentuh alas meja, atau menggesek. Anda akan merasakan gaya yang berlawanan dengan arah gerakan tangan Anda yang disebut dengan gesekan.
•Gesekan terjadi ketika sebuah tuas rem ditekan sehingga bantalan rem membuat gerakan roda melambat, ketika sebuah kapal boat melaju di atas air, dan ketika penerjun bebas jatuh di angkasa.
•Jika tidak terdapat gesekan, maka kapan saja Anda berjalan, maka Anda akan terpeleset seperti ketika Anda berjalan di atas es.
•Tanpa gesekan, roda mobil tidak akan dapat berputar dan mobil pun tidak dapat bergerak.
•Anda juga tidak dapat menghapus tulisan Anda yang salah ketika Anda menulis dengan pensil.
| | 3 komentar Read More...